BAHAN YANG COCOK DIGUNAKAN UNTUK MEMBUAT GAMIS

Bahan merupakan salah satu pertimbangan dalam pembuatan gamis. Tentunya sebelum membuat gamis perhatikan dulu bahan nya, harga nya, dan model gamis yang akan dibuat. Banyak orang yang menginginkan gamis dengan kain yang adem, mudah menyerap keringat, nyaman dikenakan dan tidak mudah kusut. Setiap kain memiliki perawatan yang berbeda, perlu diperhatikan ketika mencuci  ya, detergen yang digunakan, berapa lama penjemuran agar tidak merusak warna kain. Dengan mengetahui bahan sebelum membeli pakaian maupun membuatnya akan membuat lebih nyaman dan puas. Seperti yang kita ketahui sekarang, banyak online shop yang menjual berbagai pakaian seperti gamis, baju tunik, baju tidur dan sebagainya.

Belum tentu kain yang digunakan seperti pada kolom deskripsi. Kain juga sangat berpengaruh pada harga pakaian, oleh sebab itu tak heran jika kebanyakan orang mengatakan ada harga ada kualitas atau kalau orang jawa menyebutnya “ono rego ono rupo”. Dengan begitu cukup banyak orang yang memilih dengan harga tinggi, hal ini karena mereka tahu bahwa produksi saat ini kualitas berpengaruh terhadap harga. Sehingga hal ini membuat konsumen lebih nyaman dan merasa puas. Berikut, terdapat beragam jenis-jenis kain yang sangat cocok digunakan untuk membuat gamis;

  • Balotelli

Kain dengan tekstur tebal dan tidak menerawang ini banyak digunakan beberapa tahun terakhir. Kain baloteli ini banyak digunakan untuk membuat gamis. Serat kain yang rapat dan bahannya jatuh sehingga jika digunakan untuk membuat gamis tidak akan membentuk lekuk tubuh. Kain baloteli ini beragam jenis warna nya dan harga nya juga sangat terjangkau.

  • Wolfis / wool peach

Bahan wolfis ini sering digunakan untuk membuat jilbab dan gamis. Kain wolfis ini memiliki serat yang rapat. Pilihan warna nya soft dan cerah. Tekstur bahan nya tebal, ringan, halus dan tidak menerawang. Kain wolfis ini juga tidak mudah kusut. Bahan wolfis ini sangat mudah untuk di setrika dan harganya juga terjangkau.

  • Katun Jepang

Kain katun jepang ini merupakan kain yang best seller beberapa tahun belakangan ini. Kain katun jepang ini dapat dibuat gamis, daster, baju, sprei, mukena, dan lainnya. Tekstur bahan katun jepang ini lembut, adem, mudah menyerap keringat, warnanya tahan lama, serta memiliki beragam motif.

  • Katun Ima

Kain katun ima memiliki tekstur bahan yang halus dan lembut. Namun, kain katun ima ini mudah kusut dan rentan berjamur. Selain itu, kain katun ima ini juga mudah menyerap keringat serta warna nya awet. Dengan beragam warna yang bervariasi dan pastinya harganya terjangkau.

  • Kain Maxmara

Kain maxmara dengan beragam pilihan warna soft dan motif yang cantik. Kain maxmara ini sering disebut juga kain sutra satin. Bahan maxmara ini tidak menerawang, tidak mudah kusut, ringan, jatuh saat dikenakan, serta bahan nya halus. Kain maxmara ini biasanya digunakan untuk acara pernikahan atau acara formal.

  • Kain Katun Madina

Kain katun madina ini sangat cocok digunakan untuk membuat gamis syar’i. Namun bisa juga digunakan untuk membuat jilbab syar’I selain itu juga bahan kain katun madina juga cocok untuk baju koko atau kemeja. Bahannya ringan dan tidak menerawang. Tekstur bahan kain katun madina ini halus, lembut, ringan dan harga nya terjangkau.

Nah, Itulah informasi mengenai jenis-jenis kain yang cocok untuk pembuatan gamis. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *